memahami apa itu arsitek

Arsitek Adalah: Definisi, Skill Wajib, Tugas, dan Jenisnya

Arsitek adalah profesi yang berperan krusial untuk membantu Anda dalam membangun rumah impian. Sebab, pekerjaan ini bukan hanya bertanggung jawab terhadap estetika rumah, namun juga memastikan aspek fungsional, keamanan, serta kenyamanan bagi penghuninya.  

Bahkan, pekerjaan ini bukan hanya berkaitan dengan desain rumah saja, lho! Nah, bagi Anda yang masih belum terlalu paham dengan pekerjaan arsitek itu apa, pahami lebih lanjut mengenai profesi arsitek, tugas-tugas, hingga jenisnya melalui artikel di bawah!

Profesi Arsitek dan Skill yang Harus Dimiliki

apa yang dimaksud dengan arsitek
Sumber: Pexels @Thirdman

Nah, apa yang dimaksud dengan arsitek?

Jadi arsitek merupakan profesional yang tugasnya adalah merancang dan merencanakan suatu bangunan. Bangunan ini dapat berupa rumah, perkantoran, serta fasilitas publik.

Profesi ini secara hukum telah diakui oleh Indonesia, yang tercantum pada Undang-Undang (UU) No. 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Berdasarkan undang-undang ini, arsitek adalah individu yang melakukan praktik arsitek.[1] Karena perannya cukup krusial, maka seorang arsitek harus mempunyai beberapa keahlian.

Beberapa kualifikasi yang harus dimiliki arsitek profesional antara lain gelar sarjana arsitektur, menggambar, memakai software desain (AutoCAD dan SketchUp), kemampuan memahami material konstruksi, problem solving, hingga lisensi profesional.

Karena itulah, banyak masyarakat yang bekerja sama dengan arsitek untuk mewujudkan desain rumah impian. Lalu, dalam praktiknya cukup banyak orang yang bingung mengenai perbedaan arsitek dan arsitektur, mengingat istilahnya yang tidak jauh berbeda. 

Arsitektur merupakan ilmu yang mempelajari mengenai desain bangunan dan tata kota. Sementara, aristek merupakan orang yang menggeluti bidang arsitektur ini.

Tugas dan Tanggung Jawab Arsitek

memahami apa itu arsitek
Sumber: Pexels @Tima Miroshnichenko

Arsitek adalah pekerjaan yang mempunyai beberapa tugas penting. Nah, beberapa pekerjaan arsitek adalah:   

1. Menetapkan Konsep Rancangan Rumah atau Gedung

Sebelum proyek pembangunan diselenggarakan, arsitek akan mengumpulkan informasi dari klien mengenai kebutuhan dan tujuan bangunan. Nantinya, data ini diolah lagi menjadi konsep desain awal, seperti sketsa, diagram, hingga analisis kebutuhan ruang.

2. Merancang Pola dan Bentuk Bangunan

Apabila konsep awal yang dibuat sudah mendapat persetujuan klien, tugas arsitek selanjutnya adalah menyusun pola dan bentuk bangunan yang berbentuk gambar teknis. Di tahap ini, arsitek juga langsung memilih material, estimasi luas bangunan, hingga sistem konstruksi yang akan diterapkan.

3. Membuat Desain Final

Setelah berbagai revisi dan persetujuan klien, arsitek akan mengembangkan rancangan final. Di tahapan ini, arsitek juga akan melakukan perhitungan struktur bangunan, sistem mekanikal, dan beberapa informasi teknis lainnya. Nantinya arsitek juga menyiapkan dokumen pelaksanaan dan rincian teknik pembangunan.

4. Mengawasi Jalannya Konstruksi

Selama proses pembangunan, arsitek akan ikut serta mengawasi agar semua proses berjalan optimal. Karena itulah arsitek juga menjalin komunikasi bersama kontraktor dan tenaga ahli lainnya.

5. Menyusun Dokumen Teknis dan Perencanaan Anggaran

Selain menyiapkan desain, arsitek juga mempersiapkan dokumen teknis, misalnya spesifikasi material, gambar kerja, dan menghitung  RAB atau anggaran biaya (RAB) agar pembangunan ini berjalan sesuai rencana.

6. Membantu Klien Mengambil Keputusan

Apabila Anda kebingungan atau masih clueless mengenai desain yang diinginkan, arsitek secara aktif juga memberikan saran mengenai tata letak ruangan, material, hingga aspek lain yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Jenis-Jenis Arsitek

memahami apa itu arsitek
Sumber: Pexels @Antoni Shkraba

Ada beberapa spesialisasi di bidang arsitektur yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien, yaitu:

1. Arsitek Perumahan

Arsitek yang mengambil spesialisasi ini berfokus dalam arsitektur perumahan di suatu wilayah. Desain atau rancangan bangunan yang dibuatnya akan menyesuaikan dengan tema atau gaya pada setiap perumahan.

2. Arsitek Komersial

Fokus arsitek di bidang berkaitan dengan desain bangunan komersial, seperti hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lainnya. Bukan hanya memperhatikan estetika, arsitek ini juga harus memastikan gedung komersial yang dibuat tetap fungsional sesuai tujuan penggunaannya.  

3. Arsitek Lanskap

Spesialisasi arsitek ini lebih berfokus pada desain luar ruangan, seperti perancangan taman, ruang terbuka hijau, serta lingkungan eksterior lainnya agar tampilannya tidak kalah estetik dengan area interior.

4. Arsitek Restorasi

Arsitek restorasi kerap bersinggungan dengan bangunan bersejarah. Di mana tanggung jawab utama arsitek ini adalah untuk memperbaiki dan mempertahankan bangunan bersejarah agar tetap bertahan, namun masih tetap mempertahankan nilai sejarahnya.  

5. Arsitek Interior

Berbeda dengan beberapa jenis arsitek sebelumnya, arsitek interior  berfokus terhadap desain ruang di dalam bangunan.

Tanggung jawabnya berkaitan dengan penciptaan ruangan yang estetik, nyaman, dan fungsional.  Beberapa aspek yang ditangani antara lain pencahayaan, tata letak pintu, dinding, hingga perabotan di dalam ruangan.

Apabila Anda berencana membangun rumah atau bangunan lainnya, kami sangat menyarankan untuk memakai jasa arsitek. Sebab, arsitek bukan sekadar menggambar desain, namun juga ikut memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana.

Kami di Dwimatra Architects siap membantu Anda dalam merancang dan mewujudkan desain bangunan impian dengan standar profesional terbaik. Dengan pengalaman dan keahlian yang mumpuni, kami akan memastikan bahwa proyek Anda tidak hanya estetik tetapi juga fungsional dan efisien.

Jadi, tunggu apa lagi? Karena arsitek adalah sosok krusial untuk mewujudkan hunian impian Anda, maka segera cek layanan Dwimatra Architects dan hubungi kami melalui WhatsApp untuk konsultasi desain!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *